Keseimbangan Kadar Air Benih

Benih merupakan suatu kehidupan yang bersifat hygroskopis dan selalu ingin memiliki kadar air yang seimbang dengan kondisi disekitarnya.

Keseimbangan Kadar Air Benih

Hal ini berarti, apabila benih dikeringkan hingga kadar air tertentu (Rendah) dan setelah dikeringkan ditempatkan dalam ruangan dengan kelembapan tinggi, maka benih akan menyerap air dari udara hingga tercapai keseimbangan.
Demikian pula sebaliknya, apabila benih dengan kadar air tinggi ditempatkan dalam ruangan dengan kelembaban rendah, maka benih akan menguapkan airnya hingga tercapai keseimbangan.

Proses keseimbangan ini akan berjalan secara otomatis, karena itu sifat ini sangat penting dalam proses pengeringan benih. Dalam arti, penentuan kadar air benih yang dilakukan pada saat pengeringan, harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan tempat benih tersebut akan disimpan, mengingat pada akhirnya kadar air benih akan mencapai keseimbangan. dengan demikian, proses pengeringan benih dapat berjalan secara efesien.

Keseimbangan kadar air benih

Hubungan antara kadar air benih dengan kelembapan ruangan dan keseimbangan yang akan terjadi, dapat dilihat dengan grafik equilibrium, yang menggambarkan keseimbangan yang akan dicapai oleh suatu varietas benih dengan kadar air tertentu dan kelembapan tertentu, pada suhu tertentu. Hal ini untuk mencegah terjadinya penguapan atau penyerapan air oleh benih dalam rangka mencapai keseimbangan dengan udara didalam tempat penyimpanan benih.

* Semoga Artikel Ini Bermanfaat Untuk Anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY