Cara Pengukuran Kadar Air Kopi Beserta Manfaat

Kopi

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi.
Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab: قهوة‎ qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda.[rujukan?] Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.
Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika (kualitas terbaik) dan robusta. – ( Wikipedia )

Kopi
Kopi

Cara Pengukuran Kadar Air Kopi Beserta Manfaat

Alat ukur kadar air kopi berguna untuk mengetahui kekeringan biji kopi, ukuran kadar air yang edial adalah 13.5%, jika kurang dari 13.5 biji nya sudah tidak hijau lagi, jika di atas 13,5 maka jika di simpan bisa di serang  jamur, apalagi kopi luwak jika kurang kering tidak hanya jamur, kutu-kutu kecil juga sering membuat biji kopi berlobang seperti lobang jarum, biasanya kutu tersebut bersarang di dalam biji kopi, sehingga apabila biji kopi sudah rusak kutu tersebut berpindah ke biji yang lain, namun jika di jemur kering, dan di cuci bersih, sebelum di vacuum, maka kopi luwak cukup aman di simpan lebih lama, cara mengukur kadar air nya di lakukan di saat menjemur, di ambil di beberapa bagian lalu di ukur kadar air nya menggunakan alat ukur kadar air kopi, pengujian setidak nya di lakukan lima tahap, setelah itu di ambil nilai rata-rata

Selamat Mencoba ..!

*Semoga Artikel ini bermanfaat untuk anda.

NO COMMENTS